BALZABUTH

1 comment:
Artist : Balzabuth
Album : Demo
Genre : Black Metal
Records : -
Country : Indonesia, Bali
Format : mp3
Web : Balzabuth

01 Balzabuth (download)

new :

Kemuliaan Dewi Dhurga (download)

When Darkness Comes Suddenly
(download)

LORONG

No comments:
Artist : Lorong
Album : -
Genre : Hardcore
Records : 2010
Country : Indonesia, Bali
Format : mp3
Web : -

01 Eksploitasi
02 Struggling
03 Fears Tears Blood

INFERNAL DESIRE - F.F.F.F

No comments:
Artist : Infernal Desire
Album : F.F.F.F
Genre : Grindcore
Records : 2004
Country : Indonesia, Bali
Format : mp3
Web : Infernal Desire

01 Going To The Mall
02 State Of Violance
03 Ground Zero
04 F.F.F.F
05 Total Insane
06 Monsensical System
07 The Worlds Is Rotting
08 Misguided Faith
09 Youth Faith
10 Finland I

(download)

Password : baliextreme


Salah satu band yg masa itu terjerumus dalam lumpur kubangan Corpse 19-21 Grinder dan diselimuti bayang-bayang nama Triple Six adalah INFERNAL DESIRE, ya grombolan begundal ini dibentuk pada pertengahan Mei 1997 oleh Kadek Wier (ex Triple Six) dan Putu Adhi (ex Yankee Rose) yang secara kebetulan bertemu pada suatu event musik di Denpasar dan berlanjut membicarakan tentang membentuk sebuah band metal baru dengan nama Infernal Desire dimana nama tersebut diambil dari salah satu judul lagu milik Malevolent Creation sebagai salah satu inspirator dan ide-ide musik yang akan dicipta sudah terkonsep dalam benak masing-masing.

Kemudian bertemu Jember (ex Triple Six) yang bersedia menjadi vokalis dan Gung De menjadi bassist. Saat itu Infernal Desire belum memiliki Drummer tetap, dimana tercatat Gus Tut (Rotten Soul) dan Leonk (Demonstration Effect) sebagai sessionist pada drums.

Infernal Desire mulai menggebrak event metal pada bulan Juni 1997 pada saat diselenggarakannya event Forum Musik Komplikasi I, membawa cover song dari Malevolent Creation, Deranged dan Six Feet Under. Tahun 1998 Gung De (Bass) mengundurkan diri selanjutnya digantikan oleh Goen sebagai sessionist dari band Grindcore Debtor dan menemukan drummer tetap yaitu dengan masuknya Kum-Kum (ex Bassist Rottens Soul) pada event Forum Musik Komplikasi IV. Tak lama kemudian Jember (vocal) mengundurkan diri digantikan oleh Yoyox, sedang posisi bassist diisi oleh Komang Dirga (ex Demise God), pada event Forum Musik Komplikasi V, membawakan musik cover dari Brutal Truth dan Broken Hope. Di tahun 1999, Komang Dirga mengundurkan karena melanjutkan studi diluar daerah dan digantikan oleh Putu Tommy (ex Astral Abortus). Infernal Desire mulai menciptakan musik sendiri dengan corak serta warna musik diambil dari berbagai influence, serta lirik lagu yang banyak menyampaikan keadaan sosial disekitar Infernal Desire pada kurun waktu tersebut.

Pada periode th 2000, Infernal Desire beserta beberapa band Underground di Bali, bekerjasama dengan Underdog State, membuat 2 album kompilasi yaitu “Underdog Society 2 dan At Hell’s Gate”, serta ikut dalam event-event Undergound di Denpasar, maupun di luar Denpasar.

Pada bulan April-Mei 2003 Infernal Desire merekam album pertama, berisi 10 lagu karya Infernal Desire sejak tahun 1997-2003, yang diberi judul “FFFF” (Feel Free For Fuck) dimana bagi kami kata tersebut memiliki arti kebebasan dalam berekpresi, memiliki idealisme serta pandangan hidup kedepan, serta berpikiran terbuka. Namun pada proses rekaman, Tommy mengundurkan diri karena kesibukannya dan posisi bassist dirangkap oleh Putu Adhi (guitar), kemudian digantikan oleh Komang Krisnawa / Lenkkonk (ex Rotten Soul/Disharmonic Distortion), akhirnya digantikan lagi oleh Komang Dirga yang telah kembali dari studinya.

Untuk menggantikan Putu Adhi saat tidak dapat mengikuti event, Made Dharma “Donkkank”Suyasa (ex Yankee Rose) mengisi kekosongan tersebut sebagai guitarist hingga saat ini.

Album ini dirilis pada bulan Maret 2004 secara indie label, diproduseri oleh Infernal Desire sendiri, serta didistribusikan kedistro-distro di kota Denpasar dan sekitarnya, serta keluar daerah seperti Yogyakarta, Bandung, Purwokerto, Malang, Jakarta dsb.

Infernal Desire tidak berkarya hanya untuk sekedar gagah-gagahan untuk mencari popularitas dengan menjadi yang paling hebat, atau yang paling brutal, namun Infernal Desire berkarya untuk mengungkapkan “kejujuran” dari suatu idealisme dalam bermusik, serta berusaha untuk menampilkan suatu karya seni musik berbasik metal yang artistik dari perpaduan nada-nada disharmoni, serta mencoba untuk tidak mengikuti aturan-aturan pada musik metal itu sendiri. Di bulan maret 2005 Infernal Desire dengan beberapa band metal Bali ikut dalam rekaman Grindcorner Bali Compilation “Grind at the corner“. Seiring berjalannya waktu, di bulan Oktober 2005 Yoyox mengundurkan diri karena suatu kesibukannya hingga Infernal Desire sempat dibantu oleh vocalist Deformed Inside Agus Botak dibeberapa events. Diawal tahun 2006 Infernal Desire akhirnya mendapatkan vocalist baru yaitu I Made Adi Putrawan atau di panggil Dek Ulong (eks Gorehate). Seiring berjalannya waktu, berbagai tawaran untuk ikut dalam kompilasipun berdatangan dari berbagai daerah di luar Bali diantaranya Kompilasi Sisa Mutilasi bunuh diri dari Horrible Creation Extreme Music Media Bandung, Extreme Brutal Violence Compilation dari Brutal Production Bekasi, Epidemic of Brutality Compilation dari Psychosm Production Makassar serta sebuah kompilasi International dari Germany “Mystical Music Compilation” .

Pada pertengahan tahun 2007 Kumkum (Drummer) keluar daerah karena suatu pekerjaannya yang belum bisa diperkirakan entah sampai kapan diluar daerah, untuk sementara posisi Drum ditempati oleh Tonny (Gerbang 13). Dan hingga kini walaupun keseluruhan anggota Infernal Desire sibuk dengan pekerjaan masing-masing, mereka masih tetap aktif dibeberapa event.

Discography

1. 1998 - Demo Tape 4 buah lagu
2. 1999 - At hell’s gate compilation
3. 2000 - Underdog Society 2 compilation
4. 2004 - FFFF album
5. 2005 - Sisi Mutilasi Bunuh Diri compilation, Bandung
6. 2005 - Mystical Music Compilation” (German)
7. 2005 - Extreme Brutal Violence Compilation, Bekasi
8. 2005 - Grindcorner Bali Compilation “Grind at the corner”
9. 2006 – 4 ways split album (Bekasi) Brutal Record Production
10. Dll.


PARAU - SURGA BENCANA

No comments:
Artist : Parau
Album : Surga Bencana
Genre : Metal Core
Records : 2006
Country : Indonesia, Bali
Format : mp3
Web : Parau

01 Rapuh
02 Surga Bencana
03 Satu Luka, Seribu Dendam
04 Hidup Membusuk
05 Racun Penyesalan
06 Distorted Truth And Lies

(download)

Pada awal kiprahnya Parau yang terbentuk pada September 2002 ini banyak dipengaruhi oleh band Hardcore seperti Rykers, Hatebreed, Earth Crisis, Strife dan Morning Again. Seiring waktu, melalui jam terbang manggung yang makin padat, pelan tapi pasti unsur Metal mulai merasuki orbit musik Parau. Sempat mengalami beberapa kali pergantian personil, justru membuat Parau makin kuat dan matang dalam berkarya.
Terobosan baru pun dilakukan dengan memberikan unsur - unsur metal untuk memperkaya musik Parau. Eksistensi band - band seperti Ark Angel, Pantera, All Shall Perish, Black Dahlia Murder, Lamb of God, Necrophagist hingga Faceless, sangat berpengaruh pada playlist pribadi masing-masing personel sampai akhirnya Parau benar - benar bertransformasi menjadi band Metal. Selain itu musik Parau juga dikemas dengan taste masing - masing personil sehingga menghasilkan musik dengan distorsi berat dan beat menghentak yang dapat membangkitkan adrenalin yang enak untuk didengar dan dinikmati.
Resep Metal racikan Parau bisa dikategorikan cukup spesifik : penulisan lirik yang peka dan cerdas, berpondasi pada “Tri Hita Karana” ( hubungan horizontal antar sesama manusia, manusia dengan alam ; serta vertikal antara manusia dengan Sang Pencipta ). Dalam penciptaan lagu dan aksinya diatas panggung Parau banyak menyuarakan pesan – pesan moral, kepedulian terhadap kehidupan sosial manusia dan lingkungan hidup. Peka terhadap realita situasi dan kondisi roda kehidupan manusia di dunia merupakan bahan utama bagi Parau dalam penciptaan lagu sebagai respon kepedulian terhadap jalannya kehidupan.
Atas kepedulian tersebut pada akhir tahun 2008, Parau memperoleh penghargaan sebagai band yang peduli terhadap lingkungan dalam sebuah event bertajuk Bali Jamfest. Sebuah manuver yang tentu tidak mudah, namun Parau mampu mengeksekusinya dengan baik, publik muda pun meresponsnya dengan penuh gairah.

TRIPLE SIX - INSISTEN BUCHERY OF MASSACRE

No comments:
Artist : Triple Six
Album : Insisten Buchery of Massacre
Genre : Brutal Death Metal
Records : 1999
Country : Indonesia, Bali
Format : mp3
Web : Triple Six

1 Infectious Decay
2 Forgotten Corpse
3 Insistent Butchery of Massacre
4 Hope Denied
5 Sadistic Cursed
6 Convict of Hell
7 Heartless World


(download)


from : http://klasikrock-klasikrockindonesia.blogspot.com/

Triple Six, sebuah grup band metal asal Bali berdiri tahun 1995 di Denpasar yang pada awalnya di dirikan oleh insan-insan penggemar musik metal yang tergabung dalam wadah “DEATHRASHER 19-21 BALI CORPSEGRINDER” . Ide awalnya bermula dari ngumpul-ngumpul di sebuah radio AM butut bernama RADIO YUDHA yang bermarkas di kelokan mesra (tempat mejeng liat cewek-cewek lewat) jalan Hayam Wuruk Denpasar. Lantas Jember, Wier dan Dek Bens sepakat membentuk group band metal bernama TRIPLE SIX yang berarti tiga angka enam. Dengan menggandeng dua personil untuk melengkapi formasi TRIPLE SIX terbentuklah formasi sebagai berikut : Dek Bens : Bass Wier : Guitar Vondalt : Guitar Dwi : Drums Jember : Vocal Live perdana TRIPLE SIX adalah pagelaran Sunday Hot Music ’95. Sebuah event yang lumayan besar pada saat itu yang diprakarsai oleh CRAPT ENTERTAINMENT sebuah event organizer & sound equipment ternama saat itu. Selanjutnya berbagai event besar dan kecil sampai ke banjar-banjar pernah di jajal oleh TRIPLE SIX dengan berbagai suka dan duka. Tak berselang lama ( tahun 1996 ) Dwi (drum) mengundurkan diri karena sesuatu hal, maka pada saat itu posisi drum di isi oleh Gus Tut ( Angle Head/Rotten Soul ) dengan status sessionis. Karena alasan kesibukan study Jember (Vocal) sering absent di venue, maka vocal sementara di isi Dek Bens merangkap bass dan untuk selanjutnya bergabunglah Indra (ex. Debtor) mengisi posisi vocal yang kosong. Formasi ini juga tidak bertahan lama karena Wier (Guitar) hengkang dari TRIPLE SIX karena kesulitan orgasme, mengingat personil TRIPLE SIX yang lain memang tidak bisa memuaskan hasratnya sampai klimaks. Tapi bukanya jadi impotent atau mandul, malah eksistensi kemetalannya dibuktikan dengan selanjutnya membentuk group band Infrenal Desire bersama Jember. Sekalipun TRIPLE SIX sudah sekarat dan di ambang kehancuran karena ditinggal dua pendirinya tapi banyak simpatisan yang menginginkan TRIPLE SIX tetap berkibar di blantika musik metal, maka bergabunglah dua personil sekaligus yakni Budi (ex. L Nino) di posisi drum dan Mawan mengisi posisi lead guitar. Maka Formasi TRIPLE SIX saat itu adalah : Dek Bens : Bass Mawan : Lead Guitar Vondalt : Guitar Budi : Drums Indra : Vocal Budi tidak bertahan lama karena kesibukan dan selanjutnya posisinya sempat digantikan Weny (ex Debtor) walaupun tidak sempat tampil di venue tapi beberapa lagu sempat tercipta saat itu. Karena Weny harus pindah domisili ke luar Bali maka posisi drum di isi Donny (Misty) dengan status sessionis tapi Vondalt (guitar) mengundurkan diri saat itu karena alasan ksibukan di study. Tapi TRIPLE SIX tidak pernah surut dan terus merampungkan beberapa lagu dan di awal tahun 1999 TRIPLE SIX berhasil merampungkan album perdana yang berjudul INSISTENT BUTHCHERY OF MASSACRE. Dimana untuk melengkapi formasi TRIPLE SIX saat masuk dapur rekaman digandenglah Paul mengisi pisisi guitar menggantikan Vondalt. Tapi formasi ini tidak bertahan lama karena Paul kluar dari TRIPLE SIX dan slanjutnya formasi yang tersisa adalah : Dek Bens : Bass Mawan : Guitar Dony : Drums Indra : Vocal Setelah sekian lama formasi ini bertahan hingga mencapai titik jenuh sampai TRIPLE SIX mengalami kevakuman selain karena event-event metal saat itu sedang mengalami kelesuan. Saat Grindcorner Bali mencoba membangkitkan band-band metal Bali dengan menggagas Grindcorner Bali Compilation, TRIPLE SIX juga ikut berpartisipasi tapi Dony (drum) dan Mawan (Guitar) susah dibangkitkan lagi dari tidur panjangnya. Akhirnya TRIPLE SIX dibantu oleh dua orang sessionist dari group Infectous Arteries yakni Budi (drum) dan Layem (guitar) dengan di bantu dua personil dari Jerman yakni Task (guitar) dari group Dazed dan Jan (backing vocal) dari Group Sinners Bleed merampungkan satu lagu baru berjudul Ratu Pujangga di album Grindcorner Bali Compilation. Tercatat beberapa sessionist yang pernah membantu TRIPLE SIX pada masa kevakuman selain Budi dan Layem juga ada Donny (ex.Sajen-Jakarta), mengisi posisi drum, Leong dan Surya (ex. Demonstration Effect) mengisi posisi drum dan guitar, Terio (Infernal Corpse) mengisi posisi drum. Dengan tekad akan terus mengibarkan bendera TRIPLE SIX sampai mampus maka di tahun 2007 TRIPLE SIX di aktifkan kembali dengan bergabungnya dua orang personil ex. Eternal Madness yakni Gung Kock (drum) dan D’thra (Guitar) sehingga formasi TRIPLE SIX menjadi : Dek Bens : Bass Indra : Vocal Deathra : Guitar Gung Kock : Drum Bergabungnya Gung Kock dan D’thra membawa warna baru bagi TRIPLE SIX, nuansa agak berbeda, lebih progresif dan brutal. Beberapa materi lagu sudah disiapkan untuk rencana album kedua TRIPLE SIX. Tapi ditengah perjalanan Gung Kock tidak bisa melanjutkan proyek album TRIPLE SIX karena harus merantau ke LN untuk mencari nafkah. Posisi drum sementara di gantikan oleh Terio (Infernal Corpse). Di tahun 2009 sekembalinya Gung Kock dari perantauan proyek penggarapan album dilanjutkan lagi, tapi semua materi lagu sebelumnya tidak terpakai dan digantikan dengan konsep lagu yang lebih baru lagi dan terasa lebih pas dengan terinfluence group Origin menjadikan lagu-lagu TRIPLE SIX di album kedua nanti yang diberi judul “Feel What I Feel” pantas diperhitungkan. Tanpa bermaksud menjadi band yang paling brutal kami juga mengkonsep musik TRIPLE SIX dengan jujur bahwa style inilah yang paling enak kami mainkan mengingat perkembangan musik metal saat ini semakin hari semakin berkembang dan variatif, kami juga tidak mau terlena dalam kebodohan dan terpaku dalam konsep musik yang begitu-begitu saja. Karena kesibukan yang tidak bisa ditinggalkan dan untuk melancarkan rencana proyek album kedua ini terpaksa Indra (vocal) di nonaktifkan dari TRIPLE SIX Sehingga formasi terakhir TRIPLE SIX adalah : Dex Na : Vocal, Deathra : Guitar, Vocal Dek Bens : Bass, Backing, Gung Kock : Drum, Contact : Dek Bens : +628123929666, +623617972666 Gung Kock : +6281999684666