BEAUTY FOR KILL

Artist : Beauty For Kill
Album : Single

Genre : Death Core
Records : -
Country : Indonesia, Bali
Format : mp3
Web : Beauty For Kill

01 I'm Evil (download)

BEAUTY FOR KILL

Beauty For Kill terbentuk pada pertengahan tahun 2008, dimana asal usul band ini berawal dari perpecahan beberapa band.
Awalnya band ini bernama Audio Cast yang bergenre PostHardcore dengan formasi :
Hendra - Vox
Eka "Boeh" - Lead Guitar
Danang - Bass
Kolex - Drums..
Dirasanya formasi kurang lengkap, kolex mengajak Yudix(ex band : Yamasathu) untuk melengkapi formasi mereka. Dengan formasi itu, mereka mengubah lagi genre mereka menjadi Metalcore yang terinfluence dengan band As I Lay Dying pada saat itu. Beberapa saat kemudian, Danang memilih resign dengan alasan fokus terhadap kuliahnya tetapi tetap mensupport dengan menjadi soundman.

Seiring bergantinya hari dan bulan, mereka vakum untuk sekian lama. Mereka pun tidak mau tinggal diam. Akhirnya, Hendra dan Boeh pun mengajak Danan yg merupakan teman kecil mereka dan pada saat itu sedang vakum dari band sebelumnya.
Karena seringnya bergonta ganti personel dan genre band, Hendra memutuskan untuk mengubah nama dan genre band mereka.

BEAUTY FOR KILL itu sendiri diambil dari judul sebuah novel yaitu "Beauty For Killing" yang tidak sengaja Hendra dan Danan lihat di sebuah toko buku dan merupakan kepribadian mereka yg bermasalah dengan gadis yang cantik. Mereka semua sepakat mengubah nama dengan harapan semua formasi tidak berubah-berubah lagi.

Pertengahan tahun 2008, dengan bermodalkan 2buah lagu "This Is World" dan "I Feel Insane" mereka pun ikut terjun ke beberapa event-event di Bali. Akhir tahun 2008, "I'm Evil" pun kelar direkam. Sejalannya waktu, event pun tidak habis ditawarkan namun Yudix memilih resign karena alasan fokus terhadap pekerjaannya. Dengan formasi berempat, mereka masih tetap bersemangat berkreasi dalam bermusik. Awal tahun 2009, mereka mengubah genre mereka menjadi DEATHCORE yang terinfluence dengan Suicide Silence, Annotations of An Autopsy, The Black Dahlia Murder, Job For A Cowboy dan All Shall Perish.

Saat ini, mereka yang masih sibuk dengan kewajibannya masing-masing. Boeh yg saat ini sudah berkeluarga dan bekerja di sebuah property, Kolex yg masih bekerja di sebuah hotel as a engineering, Hendra yg berjuang menyelesaikan kuliahnya di STP dan Danan akhirnya lulus kuliah lalu melanjutkan kuliah lagi.

Kesibukan mereka bukan berarti bisa menghambat mereka untuk berkreasi dalam musik. Semangat mereka tidak akan pernah pudar.
Jabat erat dari kami.
Beauty For Kill
Post a Comment